Rencana Kudeta
Maret 23rd, 2011 by pancallokNamun, \”Banyak orang mengatakan bahwa kepemimpinan SBY ragu-ragu dan tidak memperbaiki keadaan, pensiunan tidak dapat merencanakan kudeta.\” Tidak mundur ke sudut pensiunan dengan cara untuk menyebarkan desas-desus seperti itu.
Sumber mengatakan kepada Al Jazeera bahwa alasan ancaman kudeta sebagian karena SBY terlalu lemah dan terlalu reformis. Menurut Soerjadi, reformis atau tidak, masyarakat hakim itu. Yang jelas, katanya, maka reformasi, TNI telah melakukan reformasi secara bertahap, dan telah mengatur. Itu tidak seberapa jauh, katanya, adalah reformasi birokrasi. Pemerintah harus fokus pada reformasi birokrasi, daripada peduli terhadap rumor yang tidak jelas juntrungannya.
Jadi bagaimana sikap para pensiunan menanggapi pertanyaan kudeta SBY?
\”Perubahan PPAD dukungan, tapi tidak seperti sebelum 1998. Kami ingin mengubah itu baik dikelola dan terkawal, dengan agenda yang jelas dan konsep,\” kata Soerjadi.
Diduga bahwa pertanyaan umum penarikan adalah kudeta adalah bentuk pengalihan isu. \”Pertanyaan tentang apa yang sebenarnya dapat dilakukan untuk mendorong masyarakat, mendorong pemerintah untuk melupakan tugas utama, kesejahteraan rakyat.\”